Kenapa Dalam Islam Kita Tidak Boleh Meniup Air Minum Yang Panas

SeputarRemaja.com - Seringkali kita meniup air yang masih panas sebelum diminum. Tahukah kawan, ternyata kebiasaan tersebut tidak baik. Bahkan bagi yang memeluk agama islam, kebiasaan tersebut dilarang oleh Rosulullah SAW. Kenapa? berikut penjelasannya.

Setiap makanan dan minuman yang masih dalam keadaan panas yang ditandai dengan keluarnya uap air. Nah uap air tersebut disebut H2O. Sementara saat kita meniupnya, kita memberikan gas eksresi yang mengandung CO2 atau karbon dioksida. Tahukah kawan ketika uap air yang dicampur dangan gas karbon dioksida akan bereaksi dan menghasilkan asam karbonat yang bersiat asam.

H2O + CO2 -> H2CO3

Didalam darah kita ditemukan H2CO3 yang berguna untuk mengatur pH dalam darah. Darah adalah Buffer (solusi untuk mempertahankan pH) untuk menjaga kondisi asam lemah H2CO3 di dalam bentuk HCO3. Gunanya untuk memastikan darah memiliki pH antara 7:35-7:45 dengan reaksi berikut:

CO2 + H20 <= H2CO3 => HCO3- + H +

Setiap tubuh kita menggunakan penyangga pH dalam darah sebagai pelindung dari perubahan yang tiba-tiba terjadi pada pH darah. Ketika ada perubahan, dapat menyebabkan keseimbangan pH darah tidak dapat dipertahankan dalam keadaan normal apakah itu lebih asam atau basa dan ini akan mengganggu sistem dalam tubuh

Nah kebiasaan meniup makanan atau minuman yang kita lakukan sebelum makan akan menyebabkan meningkatnya jumlah keasaman darah dan menyebabkan kondisi di mana darah akan menjadi lebih asam (pH menurun).

Seiring dengan penurunan pH darah, pernafasan menjadi lebih cepat karena tubuh berusaha untuk menstabilkan keasaman darah dalam fase normal dengan mengurangi jumlah karbon dioksida.

Ginjal juga berusaha untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengeluarkan lebih banyak asam melalui urine. Tetapi kedua mekanisme akan sia-sia jika tubuh terus memproduksi terlalu banyakasam.

Dalam jangka panjang akan menyebabkan asma, mengantuk, mual dan tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik. Sampai dapatmenyebabkan tekanan darah rendah, stroke, dan bahkan dapatmenyebabkan koma hingga kematian. 

Didalam islam terdapat dua hadis yang melarang meniup makanan panas, diantaranya:

1. Hadis dari Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا شَرِبَ أَحَدُكُمْ فَلاَ يَتَنَفَّسْ فِي الإِنَاءِ، وَإِذَا أَتَى الخَلاَءَ فَلاَ يَمَسَّ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ…

Apabila kalian minum, janganlah bernafas di dalam gelas, dan ketika buang hajat, janganlah menyentuh kemaluan dengan tangan kanan…(HR. Bukhari 153).

2. Hadis dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma,

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يُتَنَفَّسَ فِي الإِنَاءِ أَوْ يُنْفَخَ فِيهِ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang bernafas di dalam gelas atau meniup isi gelas. (HR. Ahmad 1907, Turmudzi 1888, dan dishahihkan Syuaib Al-Arnauth).

0 Response to "Kenapa Dalam Islam Kita Tidak Boleh Meniup Air Minum Yang Panas"

Posting Komentar